DP3A KOTA BIMA SUKSES SELENGGARAKAN TEMU ANAK DAN PEMILIHAN DUTA ANAK KOTA BIMA TAHUN 2026

Kota Bima – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Bima sukses menyelenggarakan Temu Anak Tingkat Kota Bima Tahun 2026 pada 22–23 April 2026 di SMKN 3 Kota Bima. Kegiatan ini menjadi ruang partisipasi bagi anak-anak untuk belajar, berjejaring, menyampaikan aspirasi, serta mengembangkan kapasitas kepemimpinan sebagai bagian dari upaya pemenuhan hak anak dan perlindungan anak di Kota Bima.

Temu Anak Tahun 2026 diikuti oleh perwakilan anak dari jenjang SMP/MTs, SMA/MA/SMK, SLBN se-Kota Bima, serta pengurus Forum Anak Kota Bima (FAMBO). Kegiatan ini sekaligus menjadi ajang pemilihan Duta Anak Kota Bima yang diharapkan mampu menjadi pelopor dan pelapor dalam pemenuhan hak dan perlindungan anak.

Kegiatan dibuka dengan laporan panitia oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Bima, Syahruddin, SH., MM. Selanjutnya sambutan disampaikan oleh Ketua TP PKK Kota Bima yang diwakili oleh Wakil Ketua TP PKK Kota Bima, Hj. Siti Atiqah, S.Sos. H. Fakhrunraji. Pembukaan resmi kegiatan dilakukan oleh Sekretaris Daerah Kota Bima selaku Ketua Gugus Tugas Kota Layak Anak yang diwakili oleh Asisten I Setda Kota Bima, Plt. Hj. Suharni, SE.

Pada hari pertama, peserta mendapatkan materi mengenai peran anak dan pentingnya partisipasi anak dalam pembangunan yang disampaikan oleh Hj. Mardiah dari TP PKK Pokja I Kota Bima. Sebelum memasuki rangkaian kegiatan inti, seluruh peserta bersama-sama menyusun kesepakatan forum sebagai pedoman selama pelaksanaan Temu Anak berlangsung.

Suasana kegiatan semakin interaktif melalui sesi Belanja Informasi, di mana peserta berkeliling mengunjungi beberapa pos edukasi untuk memperoleh pengetahuan terkait hak anak, peran Agen 2P (Pelopor dan Pelapor), lima klaster pemenuhan hak anak, serta peran Forum Anak. Melalui metode pembelajaran yang partisipatif ini, peserta tidak hanya menerima informasi, tetapi juga terlibat aktif dalam diskusi dan berbagi pengalaman.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Talk Show Duta Anak Kota Bima Tahun 2025, yang memberikan inspirasi kepada peserta mengenai kepemimpinan anak, advokasi hak anak, dan kontribusi nyata anak dalam lingkungan sekolah maupun masyarakat. Peserta juga mengikuti pembuatan infografis tentang Konvensi Hak Anak (KHA) sebagai sarana meningkatkan pemahaman terhadap hak-hak dasar anak.

Salah satu capaian penting dalam Temu Anak Tahun 2026 adalah berhasil dirumuskannya Suara Anak Kota Bima Tahun 2026 yang memuat 11 poin aspirasi dan harapan anak kepada pemerintah daerah. Dokumen Suara Anak tersebut menjadi bentuk partisipasi nyata anak dalam proses pembangunan daerah sekaligus menjadi rekomendasi bagi para pemangku kepentingan untuk mewujudkan Kota Bima yang semakin ramah anak.

Pada hari kedua, kegiatan difokuskan pada proses Seleksi Duta Anak Kota Bima Tahun 2026. Seleksi dilaksanakan melalui beberapa tahapan, meliputi tes tertulis, penampilan bakat, penyelesaian studi kasus, serta wawancara untuk menilai kapasitas, kreativitas, kepemimpinan, dan kepedulian peserta terhadap isu-isu anak.

Berdasarkan hasil seleksi, terpilih:

Duta Anak 1 Kota Bima Tahun 2026: Awalul Firdaus (MAN 2 Kota Bima)
Duta Anak 2 Kota Bima Tahun 2026: Raisha Rizki Fadillah (MAN 2 Kota Bima)
Fasilitator Duta Anak Kota Bima Tahun 2026: M. Hanif Fauzan (MAN 2 Kota Bima)

Melalui kegiatan ini, diharapkan anak-anak Kota Bima semakin memiliki ruang untuk berpartisipasi, menyampaikan pendapat, serta berkontribusi dalam pembangunan daerah. Temu Anak juga menjadi wujud komitmen Pemerintah Kota Bima dalam mendukung terwujudnya Kota Layak Anak yang menjamin pemenuhan hak dan perlindungan bagi seluruh anak.

Seluruh rangkaian kegiatan Temu Anak Tingkat Kota Bima Tahun 2026 berlangsung dengan lancar, tertib, dan penuh antusiasme, menunjukkan semangat anak-anak Kota Bima untuk terus menjadi generasi yang aktif, kreatif, dan berdaya dalam mewujudkan masa depan yang lebih baik.