DARI BUKU MENJADI KARYA, DP3A KOTA BIMA BERSAMA FAMBO PERKUAT LITERASI DAN EKSPRESI ANAK
Membaca bukan hanya tentang menyelesaikan sebuah buku, tetapi juga tentang memahami, menemukan makna, dan mampu menyampaikan kembali apa yang telah dibaca. Semangat inilah yang dihadirkan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Bima dan Forum Anak Mbojo (FAMBO) melalui kegiatan “Pelatihan Ulas Makna Buku” yang dilaksanakan pada Minggu, 20 September 2026, di Aula Lantai 3 Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Bima.
Kegiatan yang merupakan bagian dari Operasional Kegiatan Forum Anak di Lapangan Tahun 2026 ini diikuti oleh sekitar 50 peserta yang terdiri dari anggota FAMBO dan peserta didik dari sejumlah sekolah di Kota Bima. Kegiatan menjadi ruang belajar bagi anak untuk mengembangkan kemampuan literasi sekaligus mengekspresikan gagasan melalui karya.
Kegiatan menghadirkan dua narasumber dengan materi yang saling melengkapi. Siti Ainun Jariah, M.Pd., Gr., Praktisi Literasi dan Kepenulisan, menyampaikan materi “Mengenal Resensi Buku: Dari Bacaan Menjadi Tulisan”. Sementara itu, Bang Rim dari RELIMA dan Taman Literasi membawakan materi “Ulas Makna Buku: Membaca, Memahami, dan Menemukan Pesan dari Bacaan”.
Melalui kedua materi tersebut, peserta diajak memahami bahwa sebuah buku tidak hanya dibaca, tetapi juga dapat menjadi sumber pengetahuan, refleksi, dan gagasan yang dapat dituangkan kembali dalam bentuk tulisan maupun karya kreatif.
Selain penguatan literasi membaca dan menulis, peserta juga mendapatkan edukasi literasi keuangan dari PT Pegadaian melalui materi “Bijak dengan Uang, Tenang di Masa Depan”. Materi ini memberikan tambahan pengetahuan kepada anak mengenai pentingnya mengenal dan mengelola keuangan secara bijak sejak dini.
Dari Pendampingan Menjadi Karya
Salah satu bagian utama kegiatan adalah penyampaian hasil ulasan buku oleh anggota FAMBO yang sebelumnya telah mengikuti pendampingan literasi bersama RELIMA dan Taman Literasi dalam beberapa kali pertemuan. Sebanyak 15 anggota FAMBO telah mengikuti proses pendampingan membaca dan mengulas buku.
Dari 15 peserta tersebut, lima orang mempresentasikan hasil ulasannya secara langsung, yaitu Rajja Kelanaturrahman, Fakhirah Wardatun Shabrina, M. Rizalul Fikri, Hany, dan Raisha Rizky F. Sementara itu, 10 peserta lainnya tetap menyelesaikan dan mengumpulkan hasil pekerjaan melalui tautan Google Drive yang telah disediakan.
Hasil ulasan dikembangkan dalam bentuk video maupun slide presentasi menggunakan Canva. Karya-karya tersebut tidak hanya menunjukkan pemahaman peserta terhadap buku yang dibaca, tetapi juga kreativitas mereka dalam mengemas gagasan menjadi konten digital.
Seluruh peserta juga diarahkan untuk mengunggah hasil karya melalui media sosial masing-masing. Langkah ini menjadi tindak lanjut dari pelatihan Canva dan Microblogging yang telah dilaksanakan sebelumnya, sehingga proses literasi tidak berhenti pada membaca, tetapi berlanjut hingga memahami, berkarya, dan berbagi melalui ruang digital secara positif.
Memperkuat Kolaborasi untuk Pemenuhan Hak Anak
Kegiatan ini menjadi bagian dari kolaborasi DP3A Kota Bima, Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Bima, PT Pegadaian, RELIMA, Taman Literasi, dan FAMBO dalam menciptakan ruang belajar, partisipasi, dan ekspresi bagi anak. Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah mendukung kegiatan melalui penyediaan tempat pelaksanaan serta pemberian buku secara gratis kepada peserta, sementara PT Pegadaian memberikan edukasi literasi keuangan.
Kepala Bidang Pemenuhan Hak Anak DP3A Kota Bima, Hj. Suhadah, SE., MM., menyampaikan dukungan terhadap penguatan budaya membaca di tengah perkembangan era digital. Melalui kegiatan ini, FAMBO juga berperan aktif sebagai wadah partisipasi anak untuk belajar, menyampaikan gagasan, dan menghasilkan karya.
Kolaborasi lintas sektor tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap pemenuhan hak anak sekaligus memperkuat sinergi dalam mewujudkan Kota Layak Anak (KLA) Kota Bima, khususnya melalui penguatan literasi, pendidikan, partisipasi, kreativitas, dan ruang ekspresi anak.