DP3A KOTA BIMA AWALI EDUKASI MPLS DI MAN 2 KOTA BIMA, PERKUAT PENCEGAHAN KEKERASAN DAN PELECEHAN TERHADAP ANAK TAHUN 2026

Kota Bima – Dalam rangka mendukung terwujudnya Sekolah Ramah Anak (SRA) serta memperkuat komitmen Kota Layak Anak (KLA), Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Bima melaksanakan kegiatan edukasi pada Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Pelajaran 2026/2027 di MAN 2 Kota Bima, Senin (13/7/2026) pukul 11.00–12.00 WITA.

Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan Monitoring, Evaluasi, Pembinaan, dan Pendampingan Sekolah Ramah Anak yang dilaksanakan bidang Pemenuhan Hak Anak DP3A Kota Bima di sejumlah satuan pendidikan selama tiga hari. MAN 2 Kota Bima menjadi sekolah pertama yang dikunjungi dalam rangkaian kegiatan tersebut.

Rombongan DP3A Kota Bima disambut dengan hangat oleh Kepala MAN 2 Kota Bima, Hj. Muslihah, S.Pd., beserta jajaran guru. Kehangatan penyambutan tersebut menjadi wujud komitmen bersama dalam mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan ramah bagi anak.

Kegiatan kemudian dibuka dengan sambutan dari Kepala Bidang Pemenuhan Hak Anak DP3A Kota Bima, Hj. Suhadah, SE., M.M. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah merupakan momentum yang sangat strategis untuk menanamkan pemahaman kepada peserta didik baru mengenai hak-hak anak serta pentingnya menciptakan budaya sekolah yang bebas dari kekerasan.

Beliau juga mengajak seluruh peserta didik untuk berani menjadi Pelopor dan Pelapor (2P) dalam mewujudkan lingkungan sekolah yang aman dan ramah anak. Selain itu, para peserta didorong untuk bergabung dalam Forum Anak Kota Bima sebagai wadah partisipasi anak dalam menyampaikan aspirasi, mengembangkan potensi diri, serta ikut berkontribusi dalam pembangunan menuju Kota Layak Anak.

Selanjutnya, penyampaian materi dipandu oleh Forum Anak Kota Bima bersama Duta Anak Kota Bima dengan pendekatan yang interaktif dan menyenangkan. Materi yang disampaikan meliputi pencegahan perundungan (bullying), pencegahan kekerasan dan pelecehan terhadap anak, pergaulan yang sehat, aman, dan bertanggung jawab, serta peran anak sebagai Pelopor dan Pelapor (2P).

Suasana kegiatan berlangsung sangat antusias. Para peserta MPLS atau MataMuda MAN 2 Kota Bima aktif mengikuti sesi diskusi, menjawab pertanyaan, serta bersama-sama mengenal hak-hak anak melalui Tepuk Hak Anak yang dipandu oleh Duta Anak Kota Bima. Kegiatan tersebut tidak hanya menciptakan suasana yang menyenangkan, tetapi juga membantu peserta memahami hak-hak anak dengan cara yang mudah diingat.

Melalui kegiatan ini, DP3A Kota Bima berharap setiap peserta didik mampu menjadi agen perubahan di lingkungan sekolah dengan menanamkan budaya saling menghargai, berani menolak segala bentuk kekerasan, serta memiliki keberanian untuk melapor apabila mengetahui atau mengalami tindakan yang mengancam keselamatan dan hak-hak anak.

Kegiatan edukasi ini merupakan bagian dari komitmen DP3A Kota Bima dalam memperkuat implementasi Sekolah Ramah Anak sekaligus mendukung pencapaian Kota Layak Anak, melalui sinergi antara pemerintah daerah, satuan pendidikan, dan Forum Anak Kota Bima dalam mewujudkan lingkungan belajar yang aman, inklusif, dan bebas dari segala bentuk kekerasan.